Wednesday, 25 September 2013

Prinsip Kualitas dan Six Sigma

Prinsip Kualitas dan Six Sigma 

Manajemen kualitas modern didasari oleh tiga prinsip dasar, yaitu: 
1. Fokus pada pelanggan 
2. Partisipasi dan kerjasama semua individu di dalam perusahaan 
3. Fokus pada proses yang didukung oleh perbaikan dan pembelajaran secara terus-menerus Prinsip-prinsip ini merupakan landasan filosofi six sigma, dan walaupun terdengar sederhana, amat berbeda dengan praktik manajemen tradisi lama. 

Dahulu, perusahaan jarang berusaha memahami tuntutan pelanggan eksternal, apalagi pelanggan internal. Para manajer dan spesialis fungsi-fungsi tertentu mengontrol proses produksi, sementara para pekerja diberitahu apa yang mesti dilakukan dan bagaimana melakukannya, tanpa pernah dimintai masukan. 

Kerja tim dan partisipasi karyawan nyaris tidak ada. Sejumlah kesalahan dan cacat produksi ditoleransi dan dikendalikan oleh inspeksi pascaproduksi. Peningkatan kualitas biasanya merupakan hasil dari gebrakan teknologi dan bukannya berasal dari upaya perbaikan berkelanjutan. 

Dengan fokus yang sungguh-sungguh pada kualitas, maka sebuah organisasi akan secara aktif berusaha untuk terus-menerus memahami kebutuhan serta tuntutan pelanggan, berusaha untuk membangun kualitas dan mengintegrasikannya ke dalam proses-proses kerja dengan cara menimba ilmu serta pengalaman dari para karyawannya, dan terus memperbaiki semua sisi organisasi. 

Memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ini merupakan kunci dari six sigma (James R. Evans dan William M. Lindsay, 2007: 15).

No comments:

Post a Comment