Wednesday, 25 September 2013

Definisi Pengendalian Kualitas


Definisi Pengendalian Kualitas

Secara   definitif   yang   dimaksud   dengan   kualitas   atau   mutu   suatu produk/jasa adalah derajat/tingkatan dimana produk atau jasa tersebut mampu memuaskan keinginan dari konsumen (fitness for use atau tailor made) (Wignjosoebroto, 2006: 251). Berbicara mengenai pemakai produk/jasa dalam hal ini bisa pula diklasifikasikan menurut :
a.   Manufacturer : yaitu orang yang melaksanakan proses tambahan sebelum suatu       produk   jadi   (finished   product dibuat.   Dengan   kata   lain manufacturer adalah orang yang memakai bahan baku atau bahan setengah jadi untuk menghasilkan produk akhir yang akan dikonsumsikan langsung oleh konsumen. Dalam kacamata manufacturer, maka fitness for useakan memiliki arti sebagai kemampuan untuk melaksanakan proses manufacturing dengan :
-     Produktivitas kerja (output per input) tinggi.

-     Low waste, mudah dikerjakan dan waktu yang terbuang rendah.

-     Dan lain-lain. 

b.  Penjual (merchant) : yaitu orang yang akan menjual kembali produk yang bersangkutan. Disini dia lebih bertindak sebagai penyalur, pemasok, ataupun  pedagang  barang-barang  yang  dihasilkan  oleh  manufacturer. Untuk kacamata penjual (merchant) ini, maka pengertian fitness for useakan meliputi hal-hal yang berkaitan dengan kebenaran akan isi dari label dan identitas yang diberikan, perlindungan dari kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat pengiriman (handling) dan penyimpanan, kemudahan dalam proses handling, dan lain-lain.
c.   Maintenance shop : yaitu orang yang akan menggunakan produk sebagai suku        cadang    (spare    parts)    yang    diperlukan    dalam    kegiatan maintenance/repair. Disini fitness for use akan diartikan sebagai kemudahan-kemudahan dalam proses pemasangan, interchange-ability, tersedianya spare parts dalam jumlah cukup pada saat-saat yang dikehendaki, dan lain-lain.
d.  Pembeli/konsumen  :  yaitu  pemakai  langsung  dari  produk  atau  jasa (biasanya sudah merupakan produk jadi/akhir). Di mata pembeli atau konsumen, maka fitness for use akan dinyatakan sebagai tingkat kesesuaian untuk mampu memenuhi harapan dan memuaskan keinginan pelanggan (customer’s satisfaction).

No comments:

Post a Comment